• 15

    Feb

    No so fresh start, but I have to...

    It has been a while I don’t write anything. This blog is practically abandoned. Why? Partially, it’s just due to a thinking of run out ideas or ‘mati angin’ and, mostly, the laziness to think. And now, what brings me to write is a plain reason of killing time. Yes, I am absolutely no writer or literature scholar. Apart from the reason of killing time, it wake me up from the notion of “I think I can write” when I decided to setup a blog. Why should in English this time? Sorry, I am not trying to be smart or to show off. It’s just an exercise. Yeah, I am trying to enhance my reflex in responding oral communication. To achieve acceptable level of natural communication, I need lots and lots of practice and enrich my vocabulary. I found score 6.5 on I
  • 14

    May

    Menabung di Unit Syariah: Dijamin Halalkah?

    Banyak bank-bank konvensional membuka unit syariah Islam (USI). Jika sebagian besar fasilitas USI dikelola dengan administrasi dan infrastruktur perbankan konvensional, lantas apa perbedaannya? Apakah hanya bertumpu pada kalkulasi dan prinsip keterbukaan model bagi hasil, misalnya, bisa menghalalkan hasil investasinya? Mengubah riba (bunga) menjadi bagi hasil syariah? Terus terang saya tidak tahu jawaban pertanyaan di atas. Karena keterbatasan pengetahuan, saya tidak hirau akan hal itu. Dan jujur, itu tidak terlalu merisaukan saya. Ada hal lain yang justru mebuat saya menjadi gamang meneruskan langkah menempatkan dana, yang sayangnya memang tidak banyak, pada unit syariah Islam sebuah bank milik pemerintah. Apa pasal? Kesengajaan menyelewengkan prosedur, hanya untuk mengejar target pemb
  • 17

    Jan

    Update Pertama: Halo Dunia Kecil...

    Setelah delapan tahun meninggalkan dunia jurnalistik, ini adalah tulisan pertama. Selama masa itu, praktis aktivitas tulis-menulis hanya terbatas pada konteks pelaporan, usulan program kerja, dan coding aplikasi, pastinya. Aktivitas keseharian lainnya lebih banyak berkutat dengan bacaan dan komunikasi verbal. Lantas, kenapa tergerak untuk menulis kembali? Terpaksa dan wajib! Ya, wajib. Karena sebagai pihak yang mengusulkan instalasi aplikasi blogging ini, saya sempat mengajukan syarat semua orang aktif memanfaatkannya. Ya, paling tidak untuk menumbuhkan rasa melu handarbeni (sense of belonging), mudah-mudahan. Jadi, ya sekarang wajib turut serta.Kawan Doni –sahabat yang masih aktif di dunia jurnalistik dan perbukuan– bilang, menulis itu seperti naik sepeda. Kendati lama tidak
-

Author

Follow Me