• 14

    May

    Menabung di Unit Syariah: Dijamin Halalkah?

    Banyak bank-bank konvensional membuka unit syariah Islam (USI). Jika sebagian besar fasilitas USI dikelola dengan administrasi dan infrastruktur perbankan konvensional, lantas apa perbedaannya? Apakah hanya bertumpu pada kalkulasi dan prinsip keterbukaan model bagi hasil, misalnya, bisa menghalalkan hasil investasinya? Mengubah riba (bunga) menjadi bagi hasil syariah? Terus terang saya tidak tahu jawaban pertanyaan di atas. Karena keterbatasan pengetahuan, saya tidak hirau akan hal itu. Dan jujur, itu tidak terlalu merisaukan saya. Ada hal lain yang justru mebuat saya menjadi gamang meneruskan langkah menempatkan dana, yang sayangnya memang tidak banyak, pada unit syariah Islam sebuah bank milik pemerintah. Apa pasal? Kesengajaan menyelewengkan prosedur, hanya untuk mengejar target pemb
  • 8

    Feb

    Aku malu ngaku Indonesian? Syetan! (ups...)

    Kamis malam lalu (7/02/2008), pada salah satu segmen silatlidah di AnTV seorang pemirsa di studio mengajukan pertanyaan yang intinya menggugat bangsa ini (tentu saja Bangsa Indonesia), kenapa terus saja mengalami keterbelakangan. Terbelakangan? Ya, jika dibandingkan dengan negeri-negeri jiran, kata penanya. Bukan topik yang baru, memang. Malahan, terlalu sering menjadi topik polemik di pelbagai media dan kesempatan diskusi. Dan, jawabannya? Mudah ditebak. Negara dan bangsa ini paling korup, salah urus, tidak ada rasa kebanggaan, dan seterusnya, dan seterusnya. Dan yang paling memprihatinkan, tidak terlihat optimisme saat itu. Atau, mungkin di setiap kesempatan masalah ini diangkat, “tone” diskusinya seperti itu? Walah… Lho, apakah harus menipu diri dan membuncahkan jarg
-

Author

Follow Me