Update Pertama: Halo Dunia Kecil…

17 Jan 2008

Setelah delapan tahun meninggalkan dunia jurnalistik, ini adalah tulisan pertama. Selama masa itu, praktis aktivitas tulis-menulis hanya terbatas pada konteks pelaporan, usulan program kerja, dan coding aplikasi, pastinya. Aktivitas keseharian lainnya lebih banyak berkutat dengan bacaan dan komunikasi verbal. Lantas, kenapa tergerak untuk menulis kembali? Terpaksa dan wajib! Ya, wajib. Karena sebagai pihak yang mengusulkan instalasi aplikasi blogging ini, saya sempat mengajukan syarat semua orang aktif memanfaatkannya. Ya, paling tidak untuk menumbuhkan rasa melu handarbeni (sense of belonging), mudah-mudahan. Jadi, ya sekarang wajib turut serta.Kawan Doni –sahabat yang masih aktif di dunia jurnalistik dan perbukuan– bilang, menulis itu seperti naik sepeda. Kendati lama tidak pernah melakukannya, saat mencobanya kamu akan merasakan trik-nya, ujarnya melihat kegamanganku untuk memulai. Benar atau tidak, saya tidak tahu. Faktanya, saya merasakan tidak gampang memulainya, tertatih-tatih. Sebuah ide yang dengan sangat mudah diucapkan, tidak segampang itu menjelma menjadi barisan huruf membentuk kata dan kalimat bermakna yang runtut dan enak dibaca.Ya, saya sadar kemampuan yang tidak pernah digunakan akan menjadi tumpul. Ini perlu diasah kembali, biar siap pakai. Pengalaman ini meningkatkan rasa hormatku pada rekan-rekan yang rajin mengupdate blog-nya, blog yang selama ini menjadi langganan kunjunganku, mekipun tidak rutin. Ini sedikit diantaranya yang berbahasa Indonesia: priyadi.net, avianto.com, fanabis, rahard.wordpress.com. Yang lainnya, yaa ada di bookmark, itupun kalau ingat untuk melakukanya.Ya, mudah-mudahan ini menjadi awal yang menyenangkan untuk mulai menulis. Siapa tahu melalui blog ini dapat berbagi sedikit pengalaman saya miliki.


TAGS jurnalistik menulis Personal


-

Author

Follow Me